Minyak Atsiri, Sumber: Unsplash/@crystalweed

Cara Membuat Minyak Atsiri di Rumah

Anda pasti sudah tidak asing dengan aroma terapi atau aroma harum yang bersumber dari minyak atsiri. Minyak yang berupa senyawa yang diekstraksi dari tumbuhan. Cara membuat minyak atsiri di rumah dapat dilakukan melalui proses penyulingan, baik lewat metode penguapan ataupun pengepresan.

Ada banyak manfaat yang didapatkan dari minyak atsiri, salah satunya adalah merangsang area sistem limbik yang akan mempengaruhi pengaturan emosi, perilaku, indra penciuman, dan memori jangka panjang. Bahkan tidak hanya itu terdapat banyak lagi khasiat lainnya yang dihasilkan dari minyak atsiri.

Mau tau lebih banyak fakta seputar minyak atsiri, yuk simak penjelasan ummatsiri dibawah ini:

Apa itu Minyak Atsiri?

Minyak atsiri adalah zat berbau yang berasal dari kandungan dalam tanaman yang diproses melalui ekstraksi dan dicampur dengan minyak lainnya yang kemudian diambil manfaatnya karena baik untuk kesehatan tubuh.

Tanaman yang digunakan untuk menghasilkan minyak atsiri sangat banyak, jenis tumbuhan penghasil minyak atsiri diperkirakan mencapai 150 – 200 jenis tumbuhan. Selain itu, juga dapat bersumber pada setiap bagian tanaman, entah bagian daun, akar, biji, bunga, batang, dan buah.

Minyak Atsiri, Sumber: Unsplash/@towfiqu999999
Minyak Atsiri, Sumber: Unsplash/@towfiqu999999

Selain minyak atsiri merupakan senyawa yang diekstrak dari bagian tumbuhan maka minyak ini disebut juga minyak menguap, minyak eteris, dan minyak esensial karena kelebihannya pada suhu kamar mampu dengan mudah menguap dan diperoleh melalui proses distilasi atau penyulingan.

Manfaat Penggunaan Minyak Atsiri

Berikut ini manfaat yang didapatkan dari penggunaan minyak atsiri untuk tubuh manusia, diantaranya:

1. Mengandung Antibiotik dan Antimikroba

Minyak atsiri dapat memiliki kandungan antibiotik dan antimikroba. Hal ini dipengaruhi banyak jenis tumbuhan yang menjadi bahan alami dasar yang memiliki kandungan antibiotik dan antimikroba yang baik untuk tubuh. Misalnya seperti tanaman peppermint dan tea tree yang memiliki efek antimikroba. Makanya minyak atsiri ini mempunyai khasiat antibiotika dan antimikroba.

Minyak atsiri tidak hanya bermanfaat terhadap kesehatan secara langsung, juga kerap digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan lain. Banyak orang yang menggunakannya sebagai pengharum ruangan, menyegarkan cucian, kosmetik, dan mengusir nyamuk.

2. Menurunkan Stres dan Kecemasan

Penggunaan aromaterapi minyak atsiri mampu menurunkan stres dan kecemasan dengan cara menuangkan minyak atsiri ke tubuh atau telapak tangan kemudian pijat di bagian bagian kepala maka akan mampu meredakan kecemasan. Sudah sejak lama penggunaan minyak atsiri untuk proses pemijatan karena bisa memberikan rasa nyaman sehingga membuat tubuh dan pikiran pun jadi lebih rileks.

3. Meningkatkan Daya Ingat

Aroma yang diberikan dari minyak atsiri mampu memberikan rangsangan pada sebuah sistem di dalam otak. Sistem ini merupakan bagian yang penting dalam membentuk daya ingat. Hal ini terbukti dengan hasil sebuah penelitian yang membahas bahwa aroma bisa memicu daya ingat dan emosi.

4. Mengurangi Sakit Kepala dan Migrain

Pembuatan minyak atsiri didalamnya terdapat campuran bahan-bahan seperti peppermint dan lavender atau chamomile dan minyak wijen. Kandungan tersebut memiliki manfaat untuk mengurangi sakit kepala dan migrain.

5. Mengatasi Masalah Tidur dan Insomnia

Bau aroma yang terdapat dari minyak atsiri memberikan aroma yang membuat kita rileks. Hal ini bisa meningkatkan kualitas tidur. Maka dengan begitu menggunakan minyak atsiri sangat bermanfaat bagi orang yang memiliki masalah tidur.

Salah Satu Manfaat Minyak Atsiri Mengurangi Sakit Kepala, Sumber: Unsplash/@christinhumephoto
Salah Satu Manfaat Minyak Atsiri Mengurangi Sakit Kepala, Sumber: Unsplash/@christinhumephoto

6. Mengurangi Peradangan

Minyak atsiri thyme dan oregano dapat membantu mengatasi peradangan ringan seperti benturan, digigit serangga, atau nyeri otot, dengan mengoleskan minyak atsiri ke area yang mengalami masalah tsb dan tunggu beberapa saat maka akan mengurangi rasa sakit dan peradangan.

7. Obat Masuk Angin

Karena minyak atsiri memberikan rasa hangat yang nyaman bagi tubuh. Maka manfaat minyak atsiri juga sebagai obat masuk angin. Minyak atsiri yang sering digunakan biasanya terbuat dari kayu putih. Segala gejala masuk angin, mulai dari demam, flu, sakit kepala, hingga mual, bisa membaik dengan mengoleskan minyak kayu putih pada area tubuh yang kurang enak.

Cara Membuat Minyak Atsiri di Rumah

Ada beberapa cara pembuatan minyak atsiri yang dapat lakukan di rumah, adapun cara-cara pembuatannya meliputi:

Cara Membuat Minyak Atsiri di Rumah Bisa Dilakukan Dengan Penyulingan (Destilasi)

Proses penyulingan yaitu proses campuran zat yang dididihkan sehingga menguap, uap ini kemudian didinginkan kembali ke dalam bentuk cairan. Dalam pengolahannya telah dikenal 3 macam sistem penyulingan, yakni:

  • Air (Water Distillation).
  • Air dan Uap (Water and Steam Distillation).
  • Uap.

Ekstraksi dengan Pelarut yang Mudah Menguap

Ekstraksi merupakan suatu prinsip kerja dengan melarutkan minyak atsiri dalam bahan menggunakan pelarut organik yang mudah menguap. Pelarut organik ini akan berperan sebagai penetrasi ke dalam jaringan dan akan melarutkan minyak dan juga memasukan berbagai bahan pelengkap serta zat pewarna.

Secara umum, cara membuat minyak atsiri di rumah dengan proses ekstraksi terbagi dalam beberapa tahapan :

  1. Masukkan bahan baku ke dalam extractor.
  2. Putar ekstraktor selama kurang lebih 20-60 menit, dengan begitu pelarut akan berpenetrasi ke dalam jaringan bahan baku dan melarutkan minyak serta bahan non volatil juga yang berupa lilin, resin, dan beberapa macam zat pewarna lainnya.
  3. Pada tahap ini pemisahan larutan hasil ekstraksi dari ampas kemudian larutan hasil ekstraksi disuling dalam evaporator vakum pada suhu 45 derajat celcius.
  4. Selanjutnya pelarut akan menguap dan meninggalkan larutan setengah padat berwarna merah kecoklatan. Kemudian dinginkan larutan didinginkan pada suhu -5 derajat celcius hingga mengendap dan membentuk lilin.
  5. Endapan lilin selanjutnya diperas dan disaring hingga menghasilkan jernih.
  6. Larutan jernih hasil pemerasan selanjutnya di suling hal ini dilakukan bertujuan untuk memisahkan minyak dengan alkohol yang masih mengikatnya.
  7. Proses penyulingan ini dilakukan dalam kondisi vakum pada suhu rendah kurang lebih 45 derajat celcius, hingga memperoleh larutan yang kenyal disebut dengan absolute.

Ekstraksi dengan Lemak Dingin

Ekstraksi dengan metode ini memerlukan evaporator untuk memisahkan minyak atsiri dari lilin dan alkohol pelarutnya, sama seperti menggunakan pelarut menguap. Proses ini digunakan khusus untuk mengekstraksi minyak dari bunga-bungaan, agar mendapatkan mutu dan rendemen minyak yang tinggi, dan hal ini dapat dilakukan dengan cara menggunakan lemak hewani dan nabati.

Cara Membuat Minyak Atsiri Dengan Penguapan, Sumber: Unsplash/@tronle_sg
Cara Membuat Minyak Atsiri Dengan Penguapan, Sumber: Unsplash/@tronle_sg

Berikut ada beberapa tahap cara membuat minyak atsiri di rumah yang dilakukan pada proses ekstraksi dengan lemak dingin, meliputi:

  1. Memotong bahan-bahan dasar seperti tangkai bunga-bunga yang masih kuncup dengan tingkat ketuaan optimum.
  2. Oleskan lemak yang akan digunakan sebagai adsorben pada lempeng kaca setebal 1 – 2 cm dan dibuat lebar. Bertujuan, agar memperoleh luas bidang permukaan yang lebih besar untuk penyerapan, dan menghasilkan lebih baik.
  3. Kemudian bunga ditaburkan di atas lapisan minyak secara merata.
  4. Selanjutnya simpanlah kedalam lemari atau rak tertutup.
  5. Setelah 24 jam, bunga lama dapat diganti menggunakan bunga yang baru. Tetapi perlu diperhatikan, hati-hati saat memindahkan antara bunga yang satu dan yang lain, agar lemak yang terbawa sedikit mungkin. Pergantian bunga ini perlu dilakukan secara berulang-ulang sampai memperoleh minyak yang berkomponen kimia tinggi (kuat), lemak yang mengandung minyak disebut dengan pomade.
  6. Pomade yang telah mengandung minyak bunga diangkat dari lapisan kaca dan ditampung dalam sebuah wadah dan campurlah dengan alkohol panas sampai larut, kemudian diaduk agar homogen
  7. Simpan larutan pada suhu yang dingin, bertujuan agar lemak membeku dan mudah dipisahkan
  8. Sedangkan pemisahan lemak dilakukan dengan cara pemerasan dan penyaringan sampai larutan bebas lemak
  9. Pada tahap ini yaitu mengevaporasi larutan yang mengandung minyak pada suhu rendah sampai diperoleh absolut. Syarat absolut yaitu tidak berbau dan tidak berwarna, mempunyai konsistensi tertentu, dan titik cair optimal lemak adalah 36 – 37 derajat celcius

4. Ekstraksi Dengan Lemak Panas

Pada dasarnya proses ekstraksi lemak panas dan dingin sama saja hanya saja ekstraksi lemak panas pada bagian awal proses menggunakan lemak panas, sedangkan alat yang digunakan yaitu evaporator vakum. Proses ekstraksi dengan lemak panas dibutuhkan wadah berupa bak atau baskom untuk merendam bunga dalam lemak panas. Bahan yang diperlukan adalah lemak dan alkohol.

5. Cara Membuat Minyak Atsiri di Rumah Bisa Dilakukan Dengan Pengepresan

Pengepresan salah satu teknik ekstraksi yang menggunakan metode menggunakan alat mesin pengepres yang umumnya dilakukan terhadap bahan berupa biji, buah atau kulit luar yang dihasilkan dari tanaman.

Cara kerja alat ini cukup dengan menekan bahan baku, hingga sel penghasil minyak akan pecah dan keluar. Dengan teknik pengepresan bertujuan untuk membuat sel-sel yang mengandung minyak akan pecah dan minyak akan mengalir ke permukaan bahan.

Itulah fakta dan manfaat dari kandungan minyak atsiri serta cara membuat minyak atsiri di rumah. Semoga artikel diatas bisa memberikan manfaat dan menambah wawasan bagi kita.

Similar Posts